Fogging Fokus dan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk di Kelurahan Josenan

JOSENAN – Kelurahan Josenan bersama Puskesmas Demangan, BPBD Kota Madiun, kader kesehatan, kader jumantik, serta masyarakat melaksanakan kegiatan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan fogging fokus pada Selasa, 3 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam menjaga kesehatan lingkungan sekaligus mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD). Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur yang saling bersinergi guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari tempat perkembangbiakan nyamuk. Kehadiran petugas kesehatan, kader, dan warga menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit sejak dini melalui tindakan yang terencana dan berkelanjutan.


Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilakukan secara terpadu dengan menyasar berbagai titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Tim gabungan melakukan pemeriksaan lingkungan, mulai dari saluran air, tempat penampungan air, barang bekas yang dapat menampung air hujan, hingga area pekarangan rumah warga. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembersihan lingkungan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Dengan keterlibatan aktif warga dalam kegiatan PSN, diharapkan upaya pemberantasan sarang nyamuk dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan secara rutin sehingga risiko penyebaran penyakit dapat ditekan secara maksimal.


Selain melakukan pemeriksaan dan pembersihan lingkungan, petugas kesehatan dan kader juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan gerakan 3M Plus sebagai langkah utama pencegahan DBD. Masyarakat diimbau untuk menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Tidak hanya itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai berbagai langkah tambahan seperti penggunaan obat anti nyamuk, pemasangan kawat kasa, menjaga kebersihan lingkungan, serta melakukan pemantauan jentik secara berkala. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran keluarga dalam menjaga kesehatan lingkungan.



Sebagai tindak lanjut dari upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit, kegiatan fogging fokus juga dilaksanakan pada sejumlah lokasi yang telah ditentukan berdasarkan hasil pemantauan dan kajian petugas kesehatan. Pengasapan dilakukan untuk mengurangi populasi nyamuk dewasa yang berpotensi menjadi vektor penyebaran penyakit. Adapun lokasi pelaksanaan fogging fokus meliputi Jl. Kalimosodo Gang IV RT.009 RW.003, Jl. Joyodanu Gang V RT.008 RW.003, dan Jl. Joyodanu Gang VI RT.008 RW.003 Kelurahan Josenan. Selama pelaksanaan kegiatan, warga turut mendukung dengan mempersiapkan lingkungan sekitar dan mengikuti arahan petugas sehingga proses fogging dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan.



Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, BPBD, kader kesehatan, kader jumantik, dan seluruh lapisan masyarakat, kegiatan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk serta fogging fokus ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. Upaya pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama menjadi kunci utama dalam menekan risiko penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk. Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan terbebas dari sarang nyamuk, kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat. Kelurahan Josenan berkomitmen untuk terus mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah penting mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh masyarakat. (purwanto)
